22 Years Old

8:49 PM



18 April 2018

A year of renewal, a year of growth, dengan ini saya menyatakan resmi berumur 22 tahun. Tidak aku menuaa!

Mendapat ucapan dan mengucapkan selama ulang tahun menurut aku adalah sebuah beban. Entah kenapa aku selalu merasa kalau aku ga pantes dapat semua attention, I don’t deserve to be celebrated! While growing up, birthdays were the stuff of nightmares for me. Itu kenapa tiap tahun aku ulang tahun ga pernah sama sekali berharap ucapan atau ada perayaan apapun. 

Awalnya aku pikir kayaknya cuma aku deh orang di dunia ini yang tidak percaya dengan hal-hal yang berkaitan dengan 'saving affection for certain dates' semua hari sama aja sih ga da yang bikin spesial, itu cuma sugesti aja. Ya ternyata emang raat-rata INFJs hate their own birthday, bukan aku doang kok. Eh bukan benci sih, cuma menurut si introvert

There’s something different about birthdays in the eyes of an INFJ, tolong catet!

Celebrating my own birthday extremely difficult for an INFJ (oh I hate my personality). I know that birthdays can be really hard for a lot of INFJs, especially me! even though I love when the people I cherish remember it. 

Aku juga sudah deactivated beberapa akun sosmed ketika menjelang ulang tahun. Kenapa? Karena emang jujur aku ga suka aja jadi spotlight atau pusat perhatian, dan menurutku bertambah umur itu bukan suatu ceremony akbar yang harus dirayakan. Diucapkan oleh beberapa orang terdekat especially my family, my best friends, itu udah cukup buat aku. 

To be honest i'm not expecting so much during my birthday. But this year, today has been meaningful in so many ways for me. Ga menyangka aja masih ada beberapa orang yang mengucapkan dan mengingat salah satu hari bersejarah dalam hidup aku dimana pada tanggal ini  there's wonderful person graced this world by her presence. She came into existence with a mission to heal and share that much needed goodness and also to save the world (apan sih). I believe that’s something worth celebrating today.

00.00
Orang pertama yang ngucapin selamat ke aku, siapa lagi kalau bukan sahabat aku (don't expect it will be my boyfriend bcs i dont't have & not planning to have it for now).  Bukan kado yang mahal, bukan surprise di cafe mewah, hanya sebuah doa dan tulisan dengan penuh keiklasan yang ditulis dalam blognya khusus buat aku.

Kita pernah ngomongin ini, bahwa menjadi dewasa bukan masalah umur, tapi masalah pola pikir dan mental. Menjadi dewasa bukan hanya punya KTP dan punya hak suara pas pemilu, tapi bagaimana kamu bisa menyikapi segala sesuatu dengan kepala dingin. Menjadi dewasa memang menambah tanggung jawab dan beban hidup, tapi jangan lupa bahwa Sang Maha Pemberi Hidup, Allah SWT. selalu ada buat ngebantu semua hamba-Nya.

"All my whishes for your birthday always same. I always hope that you always remember Allah SWT., always healthy and happy.

I know well your life timeline, hope you can really make it. Don’t let people discourage you about it. Just believe that this is your life and just you who responsible of it. Usaha emang penting, tapi jangan lupa juga doa itu gak kalah pentingnya. Sekeras apapun usahamu, pastikan kamu juga minta segalanya dimudahkan sama Allah SWT" (aflannisa.blogspot.co.id)

Hanya dengan diucapkan kata-kata gitu doang gatau seneng aja. Karena doa dari orang-orang yang ikhlas insyaallah bakal di kabulkan sama Allah swt aamiin. Aku berterima kasih banget buat temenku yang satu ini. Taulah ya dia siapa, sampe bosen selalu nyebut ni orang. Hampir setiap keputusan, berita baik, atau buruk, curhatan tentang kehidupan, atau gebetan, dia orang yang paling pertama tau. Kayaknya dia tau semua rahasia dan aib ku. Karna emang dia sih yang selalu kasi solusi dan saran ga cuma dengerin doang hehe. Sudah tidak diragukan lagi deh persahabatan kita! 
Terima kasih sudah menjadi teman dan saudara yang selalu mengingatkan aku akan kebaikan, supaya menjadi manusia yang lebih baik, memotivasi, dan meyakinkan aku buat ga pernah menyerah sama semua mimpi-mimpi gila yang ga pernah aku ceritakan ke orang lain.

06.00
Kedua yang paling penting aku juga dapat ucapan selamat ulang tahun dari kedua orang tua aku. Pagi-pagi mereka nelfon, disaat aku masih tidur dan nyawa masih belum ngumpul. Jujur aku hampir nangis sih pas dengar ucapan dan doa-doa dari mereka, tuh kan pengen nangis lagi kalo di inget-inget.
Aku sangat-sangat bersyukur dilahirkan jadi anak mereka. Selalu mendukung aku selama 22 tahun ini sama semua mimpi-mimpiku, cita-cita, dan keinginan-keinginan lainnya. 

Bikin mereka bahagia dan bangga cuma satu-satunya hal yang bisa aku lakuin dan aku perjuangin sampai saat ini, karna emang cuma itu yang bisa kau berikan ke mereka. Ini yang selalu jadi semangat aku buat selalu berusaha dan ga pernah menyerah sama semua mimpi-mimpi yang kadang kalo aku pikir 'ini mustahil ga sih bisa jadi kenyataan'. 

18.00
Terakhir aku dapet surprise dari temen-temen kuliah aku. Again, aku emang ga pernah berekspektasi untuk dapet kejutan atau apa gitu. Karna aku juga tau sih mereka semua pasti lagi sibuk ngerjain skripsi karna bentar lagi deadline pengumpulan draft, dan besoknya juga harus belajar buat tes TOEFL. Tapi mereka masih mau menyempatkan waktu yang sedikit itu cuma buat dateng ke kos dan ngasi surprise, padahal cukup ucapan selamat dari mereka aja aku udah seneng banget huhu.

Terima kasih nabilla, rahayu, teva, afi, cici, astri dan beberapa orang lain yang mungkin sedang ada urusan tidak bisa datang makasih banget surprisenya. Mereka semua juga salah satu sahabat-sahabat terbaik yang Allah kirimkan. Selalu saling menyemangati untuk bertahan hidup di kelamnya dunia arsitektur, dan selalu membantu disaat aku ngerasa kesulitan.
Terima kasih juga buat orang-orang yang ngucapin selamat ulang tahun dibeberapa sosmed, hehe makasih banget loh ya maaf tidak bisa ku ucapkan satu persatu disini, semoga doa-doa yang baik kembali ke kalian juga.

Familiy, best friends, you all my present that Allah gives for me, Alhadulillah bless me.

Terakhir pesan buat diri aku di usia 22 tahun ini.

 "Hidup kamu itu cuma sebentar. Hari ini membuktikan bahwa 1 tahun masa hidupmu sudah berkurang. Jangan terlalu takut sama masa depan, tapi jangan juga terlalu berleha-leha dimasa sekarang. 
I Know you’re all hoping for better days. Wishing on the next shooting star, that someday will be today, or tomorrow. That you’ll get there. 
Believe you’ll find your way. 
More than anything, that you’ll learn to love the journey. No matter how narrow and complicated it may get, You have to love it.  
Bcs life is about a long journey, just enjoy the process, don't rush on anything, when time is right, it will happen"

You Might Also Like

0 komentar

Portfolio Design

Popular Posts

Instagram